Baturaja – Terjadinya bencana alam di pulau Sumatera akibat gundulnya hutan kawasan dikarenakan sudah beralih fungsi, hal ini menyebabkan ke khawatiran masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dan DPW Jerat Sumatera Selatan (Sumsel) sehingga datang dan menggeruduk kantor UPTD KPH Bukit Nanti Kehutanan OKU. Senin (08/12/2025).

Adapun aksi unjuk rasa dari masyarakat OKU dan DPW Jerat Sumsel ini di koordinir oleh Heri Jaya Saputra, Joni Ariansyah, dan Antoni Chaniago, massa datang dengan menggunakan kendaraan mobil dan motor langsung menggeruduk kantor UPTD Kehutanan OKU.

Kedatangan massa aksi ini mulanya disambut oleh Kasi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan, Nurul Hidayati S.Hut., M.Si., Kasi Rehabilitasi dan Perlindungan Hutan, Teguh Wiyono S.Hut., dan staf pegawai UPTD Kehutanan, sedangkan Kepala UPTD Kehutanan Sutomo S.Hut.,M.Si., tidak mau menerima massa, hanya berada di dalam ruangan kantor. Kondisi ini memicu reaksi massa yang meminta supaya Sutomo untuk keluar menemui massa. Setelah terjadi perdebatan panas dan alot akhirnya Sutomo menemui massa, akan tetapi ia tidak memberikan respon atau tanggapan atas kehadiran massa sehingga suasana semakin panas.
