Pemkab Bojonegoro Gunakan Komposter Atasi Masalah Sampah

Kabupaten Bojonegoro, Jatim – Upaya menekan timbunan sampah di hulu mulai ditempuh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui pengembangan drum komposter di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjarsari, Kecamatan Trucuk. Perangkat sederhana ini ditawarkan sebagai solusi pengolahan sampah organik skala rumah tangga yang praktis dan efisien.

Di tengah tren peningkatan volume sampah dari tahun ke tahun, inovasi tersebut menjadi relevan. Data sampah di Bojonegoro mencatat, jumlah sampah terkelola pada 2025 mencapai 47.380,36 ton per tahun, naik dari 45.997,80 ton pada 2024. Angka ini mencerminkan tekanan yang terus bertambah pada kapasitas pengelolaan di hilir.

Pengelola TPA Banjarsari, mengatakan pembuatan drum komposter saat ini masih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, terutama sebagai sarana praktikum. Namun, menurut dia, gagasan ini berangkat dari persoalan mendasar: dominasi sampah organik rumah tangga yang sejatinya bisa diolah sebelum berakhir di TPA.

Baca Juga :  Bupati OKU H Teddy Meilwansyah Serahkan Bansos PKH Dan BPNT Tahap I Periode Januari-Maret 2026

“Nilai manfaatnya dapat menghasilkan pupuk yang bisa digunakan untuk tanaman hias atau sayuran di pekarangan rumah. Untuk pupuk cair tinggal membuka keran yang di bawah,” ungkapnya.