Kapolri Pimpin Apel Kasatwil : Transformasi Polri Yang Profesional Untuk Masyarakat

Sigit menyatakan, apel Kasatwil juga menjadi wadah untuk melakukan refleksi apa saja yang sudah dilakukan dan untuk melakukan perbaikan terhadap segala kekurangan yang ada, antaralain merespons Komisi Percepatan Reformasi Polri.

“Semangat Polri untuk respons komisi reformasi ini juga bagian dari upaya kita untuk melakukan perbaikan,” ungkap Sigit.

Pada kesempatan ini Sigit menjelaskan, selain menghadirkan pembicara dalam negeri, apel Kasatwil juga mengundang pembicara dari luar negeri yaitu dari Kepolisian Hongkong. Tujuannya yaitu untuk mencari model serta metode penanganan aksi unjuk rasa atau demonstrasi di Indonesia.

Sigit berharap bahwa ke depannya, Polri akan mengubah doktrin penanganan demonstrasi yang tadinya menjaga menjadi melayani. Ini sesuai komitmen Polri yang sejak awal menjamin hak-hak akan kebebasan untuk berpendapat di masyarakat.

Baca Juga :  Atas Dedikasi Pengabdian Dan Prestasi 52 Prajurit Kodim 0813 Bojonegoro Naik Pangkat

“Satu sisi kita juga memiliki konsep dalam menghadapi rusuh massa yang tentunya apabila tidak kita kendalikan akan berdampak pada stabilitas Kamtibmas, serta terganggunya fasilitas publik dan akan berpengaruh pada sektor ekonomi yang tentunya harus kita jaga. Hal-hal Ini menjadi bagian kita evaluasi sekaligus pembahasan dalam apel Kasatwil,” tandas Sigit.