
Lanjut Teddy, saat ini PGRI dan guru menaruh harapan besar dengan adanya program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, salah satunya fokus pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, peningkatan kesejahteraan, peningkatan kompetensi dan perlindungan hukum untuk para guru, tandasnya.
“Untuk perlindungan hukum, mungkin perlu kita bentuk badan atau satuan khusus untuk perlindungan dan pendampingan hukum guru, mungkin Kadisdik nanti bisa kerjasama dengan APH atau Kejari OKU,” tukasnya.
Teddy mengucapkan turut berduka cita dan mendoakan bagi Almarhuma Saidatul Fitriyah guru SMP 46 OKU yang meninggal dunia akibat perbuatan keji seseorang tak bertanggung jawab. “Kami sangat mengutuk perbuatan keji ini, mari sama-sama kita mendoakan Almarhumah Saidatul Fitriyah agar beliau Husunul Khatimah dan ditempatkan disurganya Allah,” ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan OKU Kadarisman S.Ag., M.Si menyampaikan tema kegiatan ini “Guru Bermutu Indonesia Maju, bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.” Adapun untuk Kegiatan peringatan hari guru ini murni gotong royong dari para guru di OKU, sebenarnya hari guru ini jatuh pada 25 November kemarin namun dengan beberapa pertimbangan dilaksanakan hari ini,” ujat Kadarisman.
