Terkait jatuhnya korban sipil dalam kontak tembak, pemerintah RI memastikan bahwa investigasi internal yang transparan sedang berjalan. Namun, pemerintah RI menegaskan bahwa isu keamanan di Papua merupakan urusan domestik RI yang telah ditangani sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan koridor hak asasi manusia yang berlaku.
Pemerintah RI menolak keras usulan intervensi regional Melanesia yang diserukan oleh Wale. Otoritas RI menilai desakan tersebut berpotensi mengganggu kedaulatan negara RI dan hanya didasarkan pada informasi sepihak yang berkembang di media sosial tanpa verifikasi lapangan yang akurat.
Saat ini, situasi di Moanemani dilaporkan mulai berangsur kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga di objek-objek vital nasional bukan untuk melakukan intimidasi, melainkan untuk memberikan jaminan keamanan bagi warga yang ingin kembali beraktivitas di pasar dan perkantoran.
Pemerintah RI juga telah mengedepankan pendekatan dialogis dengan tokoh adat dan tokoh agama setempat guna memulihkan stabilitas wilayah. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh narasi-narasi dari pihak luar yang bertujuan memperkeruh situasi di lapangan yang akan memecah belah negara kesatuan Republik Indonesia. (**).
