Sumber internal menyebutkan bahwa nilai kontrak pengadaan satelit Navayo mencapai angka fantastis. Ketidaksesuaian spesifikasi dengan kontrak membuka peluang kerugian negara hingga ratusan miliar rupiah. Fakta ini membuat publik semakin penasaran dengan detail persidangan berikutnya. Sidang ini diprediksi akan menjadi salah satu kasus landmark dalam sejarah hukum militer Indonesia. Publik menunggu apakah majelis hakim akan menjatuhkan vonis berat atau justru memberikan ruang pembelaan lebih luas bagi terdakwa.
Kasus korupsi satelit Navayo bukan hanya soal angka kerugian negara, tetapi juga menyangkut kredibilitas sistem pertahanan dan integritas aparat hukum. (**).
