Langkah Strategis Polri Dari Hulu Ke Hilir Fasilitasi Permodalan KUR Di Himbara Dan Optimalkan Penyerapan Hasil Panen Jagung Petani Ke Bulog

Polri di sisi hulu hadir sebagai jembatan bagi kelompok tani (Poktan) jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku Senior Vice President BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI pada tahun 2026 sudah menyiapkan Plafond dana senilai 180 triliun rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian jagung.

Baca Juga :  Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno Buka MTT Katpuan Apkowil Tersebar TA 2026

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.