“Pesan Kapolri jelas, yaitu untuk pastikan masyarakat yang terisolir mendapatkan bantuan, apapun tantangannya. Polri hadir untuk membantu negara, terutama dalam masa-masa kritis seperti ini,” tegasnya.
Adapun bantuan kemanusiaan tersebut meliputi kebutuhan mendesak seperti logistik, makanan siap saji, perlengkapan darurat, serta dukungan operasional bagi petugas di lapangan. Pengiriman bantuan melalui Airdrop diharapkan akan dapat mempercepat akses bantuan ke titik-titik yang tidak bisa dijangkau melalui jalur darat maupun udara.
Dengan metode distribusi Airdrop ini, Kapolri berharap dukungan terhadap masyarakat Aceh Tamiang dapat berjalan efektif dan membantu mempercepat penanganan Pascabencana di wilayah tersebut, pungkasnya. (**).
