
Lanjut Teddy, dengan kondisi cuaca ekstrim saat ini, maka untuk Kabupaten OKU ditetapkan dalam siaga bencana. Dan saat ini Pemkab OKU telah memiliki 3 alat pendeteksi ketinggian air yang dipasang dibeberapa titik pantau seperti di Ulu Ogan dan Lengkiti, terang Teddy.

“Alat pendeteksi ketinggian air ini sangat penting agar masyarakat dari hulu hingga hilir dapat mendeteksi dan mengantisipasi bila air naik secara tiba-tiba. Masyarakat OKU dapat mengakses alat pendeteksi ketinggian air ini, sehingga masyarakat mengetahui dan bersiap jika kemungkinan ketinggian air sudah melebihi ambang batas,” tandas Teddy.

Teddy dikesempatan tersebut juga telah menginstruksikan kepada BPBD OKU untuk memetakan daerah yang rawan bencana, serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Bupati OKU juga meminta agar BPBD OKU membentuk Satgas bencana hingga ke seluruh Desa dan Kelurahan untuk mengantisipasi dan lebih cepat merespon saat terjadinya bencana alam. Pungkas Bupati OKU. (**).
